Selasa, 14 Februari 2017

Waduh, Kuliner Dari Vietnam Ini Berbahan Dasar "Cacing" Loh. Kok Bisa Ya?


"Kuliner", terdengar lezat karena isinya adalah berbagai masakan khas atau unik. Tak sedikit food traveler berjalan sampai keluar negeri demi mendapatkan makanan yang enak dan khas dari tempat yang dituju. 
Tapi apa jadinya jika bahan yang disajikan terbilang aneh atau menjijikan?

Cacing Sungai, alias, "Rươi", tinggal di perairan payau Bagian Utara, biasanya hanya muncul di musim hujan, akhir September, awal Oktober. Rươi dianggap sebagai sumber makanan bergizi dan berharga karena Sungai worm hanya muncul musiman, dalam waktu yang sangat singkat, mereka kaya akan protein, yang efektif untuk meningkatkan kesehatan.
Nelayan menangkap cacing sungai ketika mereka muncul secara massal setelah pasang naik, mengambang di permukaan air di musim pemijahan pada akhir September atau awal Oktober.
Hidangan cacing sungai begitu lezat, tapi jika seseorang telah melihat Rươi hidup untuk pertama kali, anda pasti akan takut. Rươi terlihat seperti lintah hybrid kelabang, mereka banyak kaki, tubuh lembut lembek, dengan semua warna: biru, merah, kuning, abu-abu, garis-garis tebal di lapisan viskositas sebagai perekat dan bau amis yang tidak menyenangkan.
Ruoi menghabiskan sebagian besar hidup mereka yang pendek di air payau di dalam pasir atau lumpur. perubahan rona mereka dari merah muda ungu ketika muda dan coklat susu saat jatuh tempo. Ketika perut berisi dengan cairan susu, itu adalah saatnya Rươi untuk bertelur.
Dari Cacing sungai, alias, "Rươi", ibu rumah terampil menyiapkan banyak makanan lezat, karakteristik rasa yang berbeda seperti Rươi bola, saus Rươi, Rươi Rebus, Rươi gulung, Rươi dimasak dengan air garam, Rươi goreng dengan kecambah bambu atau lobak, Rươi sup dan lain-lain.

Berikut Gambar proses pembuatannya :

Ini adalah cacing sungai dari Vietnam yang sudah direbus dan dibersihkan

Ini adalah cacing sungai yang masih hidup, mirip ulat bulu ya?

Cacing siap diadon. Warnanya bisa beda gitu ya. hehehe.

Cacing kemudian di kocok" menggunakan sumpit dan sendok sampai hancur dan lembut.

Kemudian dicampuri dengan daging dan dikocok kembali.

Lalu ditambah lagi dengan telur.

Dicampur dengan dedaunan (seperti sop dll) serta potongan kecil dari kulit jeruk.
Setelah selesai dikocok akhirnya digoreng juga. Lebih keliatan kayak telor dadar ya?

Dan inilah dia olahan makanan dari cacing sungai, kamu tertarik untuk mencobanya?

0 komentar:

Posting Komentar